Jalan Kota Batam
Logo
DPC PKB KOTA BATAM Portal Restorasi & Kebangkitan
Hero Background
Official Website DPP PKB - Bangkit, Solid, Menang!

Membangun Indonesia Melalui Gerakan Perubahan

Komitmen nyata untuk merestorasi Indonesia yang merdeka, berdaulat secara ekonomi, dan bermartabat dalam budaya bersama seluruh elemen masyarakat Kota Batam.

Restorasi Indonesia

Visi & Misi Organisasi

📺 VIDEO PROFILE RESMI
V

Visi Partai PKB

Indonesia yang merdeka sebagai negara bangsa, berdaulat secara ekonomi, dan bermartabat dalam budaya. Restorasi Indonesia adalah gerakan meluruskan kembali arah perjalanan bangsa sesuai cita-cita Proklamasi 1945.

M

Misi Partai PKB

• Membangun sistem politik yang demokratis dan berkeadilan demi kesejahteraan bangsa. • Mewujudkan ekonomi berkeadilan yang berorientasi pada kemandirian nasional. • Menegakkan nilai gotong royong sebagai budaya bangsa yang bermartabat.
KEPEMIMPINAN

PROFIL KETUA DPD PKB
KOTA BATAM

• S1 – KURIKULUM TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN

• S1 – PEND. GEOGRAFI (IKIP)

• S2 – MSDM STIE MAHARDIKA

• S3 – PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (UM)

Dr. Suyadi S.Pd MM

Dr. Suyadi S.Pd MM

Ketua DPD Partai PKB Kota Batam & Anggota DPRD Komisi D

Mengenal Lebih Dekat

Dewan Kota Batam By PKB

Dr. Suyadi S.Pd MM

Dr. Suyadi S.Pd MM

Ketua DPD Partai PKB Kota Batam & Anggota DPRD Komisi D

Dito Arief Nurakhmadi S.AP M.AP

Dito Arief Nurakhmadi S.AP M.AP

Ketua Fraksi PKB - PSI & Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Batam

Muhammad Dwicky Salsabil Fauza S.Pn

Muhammad Dwicky Salsabil Fauza S.Pn

Anggota DPRD Komisi B Kota Batam

Program Kerja Kami

Komitmen Nyata Untuk Memajukan Kota Batam

🎓

Pendidikan

Program-program yang fokus pada peningkatan kualitas pendidikan serta bantuan beasiswa bagi masyarakat Kota Batam.

💼

Ekonomi & UMKM

Pemberdayaan ekonomi kreatif dan pengembangan UMKM untuk kemandirian serta kesejahteraan masyarakat Kota Batam.

🤝

Sosial & Budaya

Program bantuan sosial responsif dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di setiap kecamatan.

🏥

Kesehatan Warga

Peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan gratis serta fasilitas penunjang bagi seluruh warga Kota Batam.

Kabar Restorasi & DPRD

Berita & Kegiatan Terbaru

Lihat Seluruh Berita
Beasiswa Tenaga Medis Masih Terbatas, Nihayatul Wafiroh Dorong Perluasan Penerima
Kegiatan Partai
Oleh admin 29 Jun 2026

Beasiswa Tenaga Medis Masih Terbatas, Nihayatul Wafiroh Dorong Perluasan Penerima

PKBNEWS - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nihayatul Wafiroh, mendorong pemerintah memperluas penerima beasiswa bagi mahasiswa kedokteran dan tenaga kesehatan. Menurutnya, peningkatan jumlah dokter dan tenaga kesehatan tidak cukup hanya dilakukan dengan membuka program pendidikan baru, tetapi juga harus diikuti dengan perluasan akses pembiayaan agar semakin banyak anak bangsa mampu menempuh pendidikan di bidang kesehatan. Hal itu disampaikan Nihayatul saat Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Nihayatul menyoroti masih terbatasnya jumlah penerima beasiswa Kementerian Kesehatan yang saat ini baru menjangkau sekitar 8.484 mahasiswa. Angka tersebut dinilai masih jauh dari kebutuhan nasional untuk memenuhi kekurangan dokter dan tenaga kesehatan. "Kalau dibandingkan dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang menjangkau sekitar 200 ribu mahasiswa, penerima beasiswa Kementerian Kesehatan masih sangat terbatas. Padahal kebutuhan dokter dan tenaga kesehatan kita masih sangat besar," ujar Nihayatul. Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil diskusinya dengan sejumlah pihak, mahasiswa kedokteran penerima KIP Kuliah juga masih relatif sedikit. Salah satu penyebabnya adalah tingginya biaya kuliah, terutama Uang Kuliah Tunggal (UKT), yang jauh lebih besar dibandingkan program studi lainnya. Menurut Nihayatul, kondisi tersebut membuat banyak calon mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu mengurungkan niat untuk masuk fakultas kedokteran karena terbentur persoalan biaya. "Selama ini hambatan terbesar masuk ke fakultas kedokteran adalah biaya pendidikan yang sangat mahal. Bahkan untuk kedokteran gigi saja, masyarakat sering mendengar biayanya mencapai ratusan juta rupiah. Kondisi ini tentu menjadi beban berat bagi banyak orang tua," katanya. Untuk itu, Nihayatul mengusulkan adanya sinergi antara Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Keuangan guna merancang skema pembiayaan yang lebih inklusif bagi mahasiswa kedokteran dan tenaga kesehatan. Salah satu alternatif yang ditawarkan adalah skema cost sharing antara KIP Kuliah dan pemerintah. Saat ini bantuan KIP Kuliah untuk mahasiswa kedokteran maksimal sekitar Rp12 juta per semester, sementara UKT di sejumlah perguruan tinggi dapat mencapai Rp25 juta hingga Rp26 juta per semester. "Kalau KIP tidak harus menanggung seluruh biaya, tetapi sebagian melalui skema pembiayaan bersama, saya kira jumlah mahasiswa kedokteran yang dapat dibantu akan jauh lebih banyak. Ini akan memperluas akses pendidikan sekaligus mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter nasional," ujarnya. Nihayatul menilai besarnya kuota KIP Kuliah yang mencapai sekitar 200 ribu mahasiswa merupakan peluang yang perlu dimanfaatkan untuk memperkuat sektor kesehatan. Menurutnya, sebagian kuota tersebut dapat diarahkan bagi mahasiswa kedokteran dan tenaga kesehatan sehingga semakin banyak lulusan yang siap mengabdi di berbagai daerah. "Kalau sebagian kuota KIP bisa dialokasikan bagi mahasiswa kedokteran dan tenaga kesehatan dengan skema pembiayaan yang tepat, manfaatnya akan sangat besar. Bukan hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak Indonesia untuk menjadi dokter dan tenaga kesehatan," tegasnya. Ia menambahkan, investasi pada pendidikan tenaga medis merupakan investasi jangka panjang bagi ketahanan sistem kesehatan nasional. Semakin banyak putra-putri bangsa yang dapat mengenyam pendidikan kedokteran, semakin besar pula peluang Indonesia mengatasi kekurangan dokter, meningkatkan pemerataan layanan kesehatan, serta memperkuat kualitas pelayanan kesehatan hingga ke daerah terpencil. "Karena itu saya berharap Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Keuangan dapat duduk bersama mencari formulasi terbaik agar akses pendidikan kedokteran semakin terbuka dan tidak lagi terkendala persoalan biaya," pungkas Nihayatul.

Dokumentasi Nyata

Galeri Foto & Video Kegiatan

Reses Anggota DPRD Kota Batam
📸 1 Foto

Reses Anggota DPRD Kota Batam

Kunjungan dan penyerahan bantuan pokok pikiran daerah

Lihat Slideshow
Bakti Sosial & Layanan Ambulans
📸 1 Foto

Bakti Sosial & Layanan Ambulans

Pelayanan masyarakat melalui ambulans siaga dan bakti sosial

Lihat Slideshow
Kegiatan Konsolidasi Kader
📸 4 Foto

Kegiatan Konsolidasi Kader

Foto-foto kegiatan konsolidasi rutin kader PKB Kota Batam

Lihat Slideshow

Sampaikan Aspirasi & Harapan Anda!

Kami membuka ruang lebar bagi masyarakat untuk memberikan masukan demi kemajuan bersama.